Euforia : Kadar

  

Tuhan berkata menciptakan sepaket tangis dan tawa, adalah pengingat terbesar untuk manusia.

Bahwa setiap sorai selalu diiringi derai. Setelah menghadapi kemenangan bersiaplah untuk sebuah kegagalan.

Segala sesuatu yang bersinar, pasti memiliki bayangan gelap dibaliknya. Tidak ada satu orang pun yang sempurna, semua hanya berdasarkan apa yang tertangkap oleh netra. Berhati-hatilah terhadap sesuatu yang 'too good to be true'

Tidak ada kemenangan yang pantas berselebrasi oleh sebabnya, begitu juga tidak disarankan menjatuhkan seluruh air mata untuk menangisi kegagalan.

Usaha memang tidak pernah mengkhianati hasil, tapi pemutus segalanya selalu bermuara pada Tuhan.

Manusia boleh berencana, namun usahakan jangan sampai mengantungkan harap di sudut semesta bahwa semua pasti terjadi. Karena perkara takdir itu di luar batas pengetahuan manusia.

Di antara kabar-kabar baik, persiapkanlah rungu untuk mendengar kabar-kabar buruk.

Tuhan terkadang sengaja melukis di kanvas penghidupan seorang hamba, menghancurkan semua 'rumah' untuk melindungi hati yang hancur; untuk menemukannya kembali. Bahwa rumah yang di dalamnya tanpa kecewa dan lara, adalah Tuhan semesta alam.

Sementara manusia?

Mereka adalah seonggok paradoks; sebuah kumpulan sel, daging dan tulang yang dinamis.

Jangan pernah gantungkan harapan pada manusia, bahkan dirimu sendiri. Ekspektasi akan menghancurkanmu tanpa daya, menjatuhkan dalam titik terendah kehidupan.

Terkadang takdir di tetapkan secara tidak sesuai logika, karena Tuhan diluar hukum ilmiah.

Tuhan bisa menaikkan hamba bersanding galaksi, lalu kemudian bisa pula menjadikan manusia nina nan papa dengan mengambil meski satu-satunya bumi yang di miliki.

Kita tidak bisa memaksa orang lain untuk bertahan bersama serpihan diri yang terlampau hancur kendati diri sendiri pun belum mengerti.

Tidak ada yang salah dalam menerima takdir yang terjadi, karena kita tidak bisa memaksa sesuatu yang kita tidak memiliki kuasa tentangnya.

Bukan salah kita dan mereka. Semua adalah yang terbaik. Karena Tuhan MAHA TAU TENTANG YANG TERBAIK.

xxi. ii. mmxxi.

Komentar

Postingan Populer