Persona [END] : Catatan Akhir Tahun
Hari terakhir di tahun 2022.
Pertama, i wanna thanks to me yang bisa bertahan di tahun ini tanpa kehilangan diri sendiri dan tetap berpegang pada prinsip dan standar hidup, persetan apapun yang terjadi. i wanna appreciete me untuk terus berjuang meskipun semesta kerap menjungkirbalikkan harapan dengan mengejek penuh sarkasme.
nggak perlu berpura-pura, tahun ini termasuk tahun yang mengerikan, tahun yang menakutkan, tahun yang menyedihkan, tahun yang mencekik, dan tahun yang dingin. tahun yang membuatmu terpaksa lari meski dengan merangkak. tahun di mana kamu berusaha untuk mencintai diri sendiri meskipun kamu membencinya. tahun di mana kamu harus dipaksa menerima segalanya dengan hati seluas semesta. tahun di mana kamu tidak pernah beristirahat dari gaduh bising dalam kening.
intinya, kalau disuruh mengulang tahun, kamu nggak akan memilih 2022 untuk dijelajahi kembali.
but, at least, you learn something.
kamu belajar untuk melihat dunia dari sudut pandang berbeda. kamu belajar untuk berdamai dengan segala ingin yang tak sejalan. kamu belajar menerima kekurangan dan ketidaksempurnaan diri sebagai kesempurnaan sebagai manusia.
Hal pertama adalah proses pembelajaran yang kamu dapatkan tentang hidup, tahun ini membuatmu mengerti untuk jangan terlalu memaksakan diri dalam segala hal, di dunia ini semua orang hidup dengan porsinya masing-masing, pendalaman mengenai iman kepada kadar Tuhan. setiap orang punya jalan hidup yang berbeda, meskipun dengan tujuan yang sama sekalipun, tetap kalian berada di universe yang berbeda; kalian peran utama di hidup kalian masing-masing. kamu dengan jalan cerita hidupmu yang telah ditetapkan dan begitu pula mereka, nggak heran langkah yang kalian ambil berbeda dan nggak etis untuk membandingkannya.
tahun ini, kamu juga mengerti jika yang paling penting adalah dirimu. apa yang membuatmu nyaman, siapa dirimu sebenarnya, apa yang kamu sukai dan tidak, apa yang bisa kamu tolerir dan tidak, batas-batasmu semakin jelas. memang kamu mengalami berbagai krisis identitas dengan dinamika tahun ini yang keras, tapi pada akhirnya kamu kembali berhasil mendefinisikan dirimu. untuk perwujudan sebuah nilai kebebasan tahun 2022 yang kamu namai persona karena ingin mencari makna kebebasan sebagai manusia dan mendalami diri sendiri; kukatakan kamu berhasil, kamu merdeka.
kamu juga makin apatis dengan pandangan orang lain terhadapmu. karena suatu momen singkat atau kebersamaan sekejap tak mampu mendefinisikan seorang manusia atau memberinya label. manusia adalah makhluk dinamis, ia akan terus berubah-ubah hingga akhir hayatnya. jadi, kamu tidak peduli jika tidak mendapatkan pengakuan yang baik, semua itu tidak terlalu berguna dan berdampak terhadap hidupmu selamanya, it's just a fase, just a moment, akhirnya kamu berani tidak disukai. dan keberanian tidak dijual di mana pun.
yang paling aku sukai dari kamu tahun ini adalah keberanianmu mengakui kekurangan diri, kegagalan, kesalahan, ketidaktahuan, kebodohan, ketidaksempurnaan, it's makes you beautiful as fuck and perfect as hell. kamu menormalkan dirimu sebagai manusia yang butuh jeda, butuh bernafas, yang hanya jadi manusia, yang menerima segala kritik dengan lapang dada, membesarkan hati berjabat dengan kenyataan. akhirnya, kamu belajar untuk membiarkan dirimu tidur lebih layak, dan menghirup udara tanpa khawatir. melakukan yang terbaik nggak selalu tentang pengakuan orang lain bahwa kamu melakukannya dengan tanpa cacat, melainkan dengan kamu memeluk jiwamu sendiri, bahwa kamu telah bertahan. bukan kah dalam berperang ada strategi di mana waktu kita bertempur untuk berjuang melawan dan ada pula waktu di mana kita fokus hanya untuk bertahan? keduanya sama-sama membutuhkan perjuangan. sebelum kamu memenuhi ekspektasi orang lain, ukur dulu kapasitasmu dan berapa banyak energi yang kamu miliki. kalau kamu lelah, istirahat. hidup bukan arena squid game yang membuatmu mati jika melakukan satu kesalahan. kamu manusia, bukan robot.
ini pengalaman pertamamu dalam hidup, tahun ini mengajarkanmu bahwa kamu nggak selalu berada di atas, kamu nggak selalu diterima dan disukai, dan kamu akhirnya mengalami yang namanya tingkat kelelahan mental yang tinggi hingga jiwa-jiwa ambismu itu sekarat. gimana rasanya dapat sudut pandang sebagai orang yang lelah dan lalai tapi kamu nggak bisa menjelaskan reason why dengan lantang karena semua orang tidak akan menerima sesuatu yang abstrak seperti itu? kamu sebelum 2022, nggak ngerti kenapa ada teman-temanmu yang tidak memikirkan sesuatu sebanyak kamu memikirkannya, kenapa ada teman-temanmu yang secukupnya saja mengerjakan sesuatu yang dianggapmu penting, kenapa ada orang yang tidak mengetahui semua yang diketahui orang lain, kenapa mereka mempertanyakan sesuatu yang telah jelas, kenapa mereka hanya seadanya saja dalam mengerjakan sesuatu? kenapa? apakah karena mereka bodoh, atau karena mereka tidak mengerti, mereka tidak cukup pengalaman? no, 2022 akhirnya menjawabmu dengan pengalaman yang kamu alami sendiri; kamu dan mereka hanya kelelahan. keletihan itu bukan kebodohan bukan pula dosa. itu kenormalan. it's okay not to be okay, asal jangan menyerah dan tetap punya harapan.
hidup, pada akhirnya bukan tentang dirimu saja. dunia tidak berputar mengitarimu, tapi berputar diporosnya masing-masing. jadi, tidak ada yang memikirkanmu jika kamu tidak memikirkan dirimu sendiri, tidak akan ada yang menolongmu jika bukan dirimu sendiri, tidak akan ada yang mewujudkan mimpimu jika itu bukan dirimu sendiri. kamu harus fokus pada dirimu, menata apa yang ada di dalam. mengenal diri lebih jauh, menyayangi dirimu terlebih dahulu, menerima dirimu, mencintai dirimu melebihi apapun. kamu yang harus mendisiplinkan dirimu mewujudkan hidup yang kamu inginkan; manifestasi dari that girl yang kamu inginkan.
Hal kedua adalah proses pembelajaranmu tentang hubungan. hubungan antara kamu dan dirimu, hubungan antara kamu dengan Tuhan, hubungan tentang kamu dan lingkungan, hubungan interpersonal dalam lingkup sosial. hubunganmu dengan dirimu sempat kacau balau, kamu hampir membunuh karakter dirimu sendiri karena menghidupinya dengan pengabaian hampir sepanjang tahun; kamu mengabaikan dirimu sendiri secara fisik dan mental, hingga ia menjadi manusia yang menderita. kamu menzolimi dirimu sendiri sedemikian rupa, beruntunglah kesadaran dan kewarasan mendekapmu diakhir tahun sebelum kamu berakhir menjadi pecundang yang membunuh dirinya sendiri dalam keabaian. jangan gitu lagi ya, jangan pokoknya. kegelapanmu hampir purna. jangan memaksakan diri lagi, dan hiduplah lebih teratur dengan perencanaan, membentuk habit yang positif, jangan dengarkan semua yang kamu pikirkan.
hubungan dengan Tuhan, hubunganmu dengan Tuhan masih cukup baik. kurasa mengenai Tuhan kamu sudah tidak banyak pertanyaan lagi karena masa itu telah lewat, kamu telah intim dengan Tuhan, kamu terbuka padanya, kamu jujur dengan keimananmu yang tidak sempurna, ingkar, penuh maksiat, dan banyak kekurangan. mengenai Tuhan kamu masih berjalan bersamanya, kamu memilihnya, dia masih yang utama dan aku bangga akan semua itu karena dia masih prioritas bahkan disaat kamu kurang waras, meski seadanya. hubungan dengan Tuhan kamu putuskan untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri, kamu membuatnya begitu nyaman, berjalan pelan-pelan, beriman kemudian bukan merupakan pekerjaan berat, tapi sesuatu senyaman ketika mengantuk bisa tidur dengan tenang, membaca buku yang kamu sukai tanpa khawatir terhadap apapun, menulis dengan bau petrikor di siang yang sejuk, deep talk dengan teman yang nyambung dan mau menerima dirimu, memeluk kucing kesayanganmu, atau menonton film yang kamu sukai. hidup bersama Allah seperti air yang mengalir dan apa adanya.
hubunganmu dengan lingkungan. hmmm, ini bab panjang yang kamu pun masih belum bisa menyelesaikannya dengan baik. kamu terlalu asik dengan duniamu sendiri, dan kamu sangat apatis terhadap lingkungan. kamu belum dewasa untuk menyikapi masalah ini. kamu masih harus banyak belajar memahami dan melihat sekitarmu, untuk berperan dan berkontribusi, untuk sedikit peduli dan mengada. hubunganmu dengan lingkungan di 2022 masih sekacau biasanya, tidak ada perubahan dan tidak ada effort. ini tantanganmu kedepannya, TINGKATKAN KEPEDULIAN.
hubungan interpersonal dalam lingkup sosial. kamu banyak terbentur tahun ini, karena seluruh harimu dihabiskan berinteraksi dengan orang lain hampir sepanjang tahun, bahkan di suatu keadaan dipaksa banyak memikirkan orang lain, sangat bertentangan dengan kamu yang individualis, apatis, skeptis. tapi, aku bersyukur hari seperti ini datang untuk menghukummu. hidupmu selalu mudah, selalu bertemu dengan orang yang sefrekuensi, mudah diterima, kamu tidak mengalami banyak masalah di hubungan interpersonal sebelumnya karena dianugerahi lingkungan-lingkungan yang baik. tapi, semua itu berbalik tiga ratus enam puluh derajat di tahun 2022. ini tahun di mana kamu diuji dengan manusia dan drama kehidupan. kamu bertemu manusia-manusia redflag dan harus berada di lingkup yang sama dalam segala aspek kehidupan, di segala tempat di mana kamu mengeksplorasi, tahun ini seperti kutukan. jika hidup tentang pick an choose kamu pasti memilih untuk tidak terlibat dengan siapa pun di tahun ini. tapi, kamu tidak akan pernah mengetahui kekuatan terbaikmu jika kamu tidak pernah diuji. at the end of the day, kamu jadi belajar banyak tentang karakter orang lain, bagaimana latar belakang, pengetahuan, spiritualitas, dan bagaimana ia dibesarkan, berpengaruh besar terhadap tindakan. tentang hubungan interpersonal, memang selalu menyebalkan karena melibatkan proses penerimaan yang rumit. satu yang harus kamu ingat untuk kedepannya, jika bertemu manusia apapun karakternya, bukan tugasmu mendisiplinkannya, kamu tidak bisa merubah orang lain. kalau sudah tidak cocok jangan dipaksakan, itu hanya sesuatu yang normal. manusia memang berbeda-beda. jadi, keep watching. terakhir, kamu berhasil melepaskan diri dari belenggu terlalu peduli dengan orang yang kamu sayangi sehingga ingin mengambil segala tugas yang ada, menanggung dan memikirkan segalanya, dan seolah-olah semua adalah tanggung jawabmu. akhirnya, kamu berhenti. hidup sesuai porsi dan peran, kamu harus melihat batas sejauh mana kamu berjalan, tetap utamakan sampai di mana kapassitasmu dan batasmu terlibat. keep going, love.
Hal ketiga adalah pandanganmu tentang cinta. kamu menjalani tahun ini dengan baik dan yang kamu lakukan adalah benar. kamu masih tidak terlalu mementingkan cinta dalam artian romantisme. jatuh cinta bukan masalah besar bagimu, karena itu diluar kehendakmu. kehendakmu adalah untuk peduli atau mengabaikannya, karena itu distraksi saat kamu menyukai seseorang yang tidak tepat secara logika. jatuh cinta adalah hal random yang dilakukan Tuhan dan terkadang bukan perkara besar untuk orang yang telah memiliki batas yang jelas sepertimu, kamu semakin jelas dengan apa yang kamu inginkan. tahun ini semakin menguatkanmu dengan pandangan yang lebih dewasa terkait hubungan laki-laki dan perempuan. mencintai orang lain bukan sesuatu yang mudah untuk siapa saja, untukmu itu sakral, ketika kamu sudah memutuskan untuk mencintai orang lain atau masuk dalam kehidupannya kamu harus menerima tentang dia dan kehidupannya, tentang dirinya yang tak sempurna, tentang latar belakangnya, tentang isu mental, tentang dunianya dan dengan kesadaran itu kamu sampai tahun ini pun belum mampu untuk menerima orang lain. karena kamu masih egois, kamu hanya mencintai dirimu sendiri dan tidak mau mencintai orang lain. ya, kamu memang begitu dan aku tidak ingin memaksamu, kamu pun masih dalam tahap menerima dirimu, memberi dirimu definisi dan nama, menjadi that girl yang kamu inginkan. pasangan bukan masalah besar, karena itu urusan Tuhan. Terus abaikan saja orang yang tidak sesuai standarmu, keep going mencintai cowok fiksimu dan lanjut mencintai BTS. dengan orang yang tepat, mencintai bukan pekerjaan berat. ingat itu. cinta selalu bisa ditahan, jika tidak itu nafsu dan was-was syaitan. cukup sekian.
Hal keempat, pandangan tentang mimpi. mimpi adalah sesuatu yang kamu bunuh berkali-kali tapi ia tetap hidup. kamu masih seorang pemimpi. kamu memiliki banyak harapan yang baik. kamu bersemangat saat bangun tidur untuk menjadi lebih baik. setidaknya beginilah kamu dalam versi terakhir 2022. tidak peduli betapa sekaratnya kamu sebelum desember, mimpimu adalah rahasiamu dengan Tuhan. kamu disiplin terhadap mimpimu, kamu keras terhadap diri sendiri, kamu bermimpi dan berjalan dengan sembunyi-sembunyi. mengenai mimpi kamu adalah sang pemimpi sejati. patah tumbuh hilang berganti, meski mati berkali-kali kamu akan tetap hidup kembali. aku percaya padamu. akhirnya tahun 2022 memberimu arti. mungkin ini fondasi untuk hidup lebih baik lagi di tahun depan.
akhir dari segalanya, kamu bersyukur. aku bangga padamu, kamu lebih dewasa dari sebelumnya dalam menjalani hidup. ingat, persiapan adalah bagian dari keberuntungan. 2022 cukup sebagai refleksi dan evaluasi jika hidup harus penuh persiapan dan strategi, harus jelas, punya visi misi dan resolusi. karena terlalu khawatir dan overthinking sendiri dengan yang dihadapi, kamu akhirnya menumbalkan tahun ini. jangan bodoh lagi, aku bersyukur kamu dicambuk tahun ini, sebagai pembelajaran untuk hidup lebih baik lagi. ngerti?!!
2022 adalah gambaran hidupmu yang paling tidak jelas, kacau, dan berantakan secara fisik dan mental semua itu karena tanpa resolusi, rencana, dan strategi.
beruntung, kamu selamat dengan sempurna. tanpa kehilangan diri, tanpa melakukan kesalahan fatal. Allah menyertaimu.
janji, 2023 kamu harus jauh lebih baik lagi !
aku ditahun 2022 menunggumu kembali dengan menjadi definisi that girl yang kamu inginkan. hidup bebas dengan definisimu. oke, bitch?
31 Desember 2022

Komentar